Berbagai Fakta Bunga Anemone, Dari Sejarah Hingga Jenis-Jenisnya

asal bunga anemone

Bunga anemone merupakan salah satu bunga impor yang termasuk sebagai tanaman hias yang begitu terkenal akan keindahannya. 

Meski di negara Cina dan Mesir bunga satu ini memiliki filosofi yang tidak begitu menyenangkan, namun bangsa Eropa sebaliknya kerap menggunakannya sebagai bunga pernikahan karena dianggap simbol perlindungan.

Sejarah Bunga Anemone

Anemone flower yang populer di daratan Eropa ini kerap kali dikaitkan dengan mitologi dewa dewi Rohani. Terlebih namanya sendiri diambil dari bahasa Yunani, yang mana kata anemone tersebut dapat diartikan sebagai bunga angin.

Inilah mengapa anemone sering disebut dengan nama windflower secara luas. Berdasarkan mitologi yang melatar belakanginya, windflowers disebutkan muncul dari air mata dewi asmara yakni Aphrodite. 

Kala itu dewi ini tengah menangisi kematian Adonis, yang merupakan salah satu kekasihnya. Dari air mata dewi Aphrodite, tumbuhlah Anemone. Sehingga banyak yang menyimbolkannya sebagai bentuk perlindungan dari kejahatan dan keberuntungan.

Selain itu, legenda juga mengisyaratkan bahwa anemone identik dengan kedatangan hujan. Yang mana saat bunga ini menguncupkan kelopaknya, maka ini berarti sebuah pertanda bahwa hujan akan datang. 

Sedangkan, menurut orang orang Jepang, arti bunga Anemone yaitu ketulusan bila berdasarkan hanakotoba-nya atau seni kuno guna menerjemahkan makna dari suatu bunga.

Baca juga: Cara Menanam dan Merawat Bunga Celosia Agar Cepat Berbunga

Mengenal Lebih Dekat Bunga Anemone

Bunga yang memiliki sekitar 120 spesies ini merupakan genus yang termasuk ke dalam keluarga Ranunculaceae

Windflower banyak tumbuh dari bawah umbi atau rimpang untuk membentuk koloni kecil. Umumnya, anemone memang lebih banyak hidup secara berkoloni meski beberapa spesies juga ada yang hidup sendiri.

Bergantung pada varietasnya, tangkai anemone dapat tumbuh setinggi enam inci hingga hampir enam kaki. Tidak hanya tingginya saja yang bervariasi, namun warna dari bunga satu ini pun sangat bervariasi. Namun yang paling banyak digunakan dalam acara pernikahan adalah yang memiliki kelopak putih, yang kontras dengan warna putik hitam.

Sementara daun dari windflower lebih banyak berwarna hijau tua, dengan karakter yang berkerumun pada area pangkal tanaman yang membuat visualnya indah untuk dipandang. 

Meski nampak begitu indah, namun semua bagian dari bunga satu ini cukup beracun apabila dikonsumsi. Bahkan dalam jumlah yang kecil sekalipun, seseorang bisa mengalami rasa sakit yang cukup parah.

Dimana paparan getah dari tanaman anemone bisa secara signifikan menyebabkan dermatitis. Oleh karena itu, seseorang yang ingin menanam atau memetik windflower sebaiknya menggunakan sarung tangan terlebih dahulu. 

Di samping itu, penanaman bunga anemone sebaiknya pada iklim yang tidak begitu dingin atau tidak begitu panas, yaitu pada tempat yang teduh parsial.

Jenis-Jenis Bunga Anemone

1. Japanese Anemone

Japanese anemone atau anemone x hybrida, umumnya muncul dengan warna warna seperti merah muda, ungu, dan putih. Tinggi dari tanaman tipe ini kebanyakan mencapai tiga hingga lima kaki. 

Dan banyak orang yang menanamnya di sekitar perbatasan jalan setapak, untuk memperindah jalan sekaligus memperjelas batas jalan yang ada.

2. Chinese Anemone

Varietas anemone satu ini sering disebut sebagai sepupu dari Japanese anemone. Perbedaannya adalah Chinese anemone memiliki rupa yang jauh lebih kompak. 

Dengan pertumbuhannya yang mencapai dua hingga tiga kaki. Ukuran ini tentu jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan Japanese anemone.

3. Grecian Anemone

Asal bunga anemone yang kerap disebut dengan nama anemone blanda ini yaitu dataran Eropa, tepatnya Yunani. Yang mana ukuran tumbuhnya hanya mencapai 6 hingga 8 inchi saja dengan warna cantik yang menghiasi musim semi. 

Selain itu, ada pula wood anemone yang mirip dengan grecian anemone, namun aktif tumbuh pada pertengahan musim panas.

Rupa yang menawan serta arti dari anemone yang mendalam tersebut, membuatnya kerap kali dijadikan sebagai bunga tangan. Meski begitu, penanganan bunga satu ini harus hati hati karena dapat membahayakan. 

Namun, di tangan yang tepat, windflower disebut memiliki banyak khasiat seperti menurunkan panas, mengobati radang usus, sengatan tawon, hingga gigitan ular.

Baca juga: Yuk, Ketahui Manfaat Bunga Rosella dan Bagaimana Cara Menanamnya

English en